BAHAYA ANCAMAN PENYIMPANGAN SEKS
Oleh:Dr.Ir.Nurdin Mappa, M.M.
Assalamu alaikum Wr. Wb
Segala
puji milik Allah Subhana Wataalah, Rab yang telah menciptakan manusia dan
menjadikan manusia berjenis laki-laki dan prempuan, menjadikannya berkembang
sehingga manusia menjadi bersuku-suku dan berkabila-kabila serta
berbangsa-bangsa. Salam dan taslim kepada Nabiullah Muhammad Saw, nabi yang
telah menghilangkan sekat-sekat manusia
dan menjadikan kita bersaudara yang diikat oleh satu keyakinan yakni kalimat
lailah illalah.
Kaum muslimin dan Muslimat yang sama berbahagia
Salah satu penyimpangan seks yang terjadi dan menjadi propaganda dunia
bahkan menjadi ancaman keberlanjutan ummat manusia adalah paham lesbian,
gay, biseks dan transjender disingkat LGBT.
Lesbian adalah pergaulan seks antara sesame prempuan, ada prempuan yang
secara fisik adalah prempuan tapi cendrung mau menjadi laki-laki sehingga yang
dicari sebagai pasangan seksnya adalah sesamanya prempuan, ia cendrung
memposisikan diri sebagai suami (laki-laki) ada juga prempuan yang fisik dan
sifatnya adalah prempuan akan tetapi senang kepada prempuan untuk dijadikan
sebagai pasangan suaminya ia cendrung menjadi istri, sedangkan gay adalah orang-orang yang
memiliki kecendrungan pada homoseksual, mereka lebih senang mengcari sesama
laki-laki, ada laki-laki yang cendrung mensifati prempuan lalu senangnya kepada
kaum laki-laki sesamanya, ia memposisikan diri sebagai istri (prempuan) akan
tetapi ada laki-laki yang sifat dan fisiknya laki-laki akan tetapi cendrung
mengcari laki-laki untuk dijadikan pasangan seksnya. Sementara itu Biseks adalah
orang-orang yang memiliki ketertarikan yang sama kuat pada laki-laki dan
perempuan, baik secara emosional, romantis, intelektual, dan/ atau
seksual. Ketertarikan ini bisa terjadi pada dua orang di saat yang
bersamaan atau satu orang dan lainnya berlainan waktu. Begini, sederhananya
kalau Anda adalah seorang pria heteroseksual, Anda tentu akan mendapatkan
kepuasan batin dan seksual dengan pasangan perempuan. Sementara itu, seorang
pria biseksual akan mendapatkan kepuasan batin dan seksual baik dengan
laki-laki maupun perempuan. Sementara itu transjender secara bahasa adalah
orang yang berganti alat kelamin, akan tetapi secara terminology transjender
adalah identintas gender yang berlawanan
dengan seksnya (jenis kelamin). Jika kita sederhanakan berarti tidak sikronnya
antara sikap (gender) dan jenis kelamin (seksual). Para transgender selalu
merasa bahwa fisiknya tidaklah sesuai dengan dirinya. Seperti seorang (minta
maaf) "Waria" yang sebenarnya adalah pria, namun dia merasa bahwa
dirinya adalah seorang wanita, ataupun sebaliknya. Karena merasa fisiknya tidak
sesuai, banyak diantara kaum transgender melakukan operasi bedah kelamin atau
yang dikenal dengan transseksual. Namun, beberapa dari mereka juga tidak
melakukan operasi tersebut, yang dikarenakan beberapa alasan. Jadi yang perlu
kita ingat adalah tindakan bedah kelamin memiliki istilah transseksual bukan transgender.
Kaum muslimin dan Muslimat yang
sama berbahagia!
Penyimpangan seksual ini sesungguhnya pernah terjadi pada zaman Nabi Luth as, dimana mereka lebih senang melampiaskan hasrat seksnya pada sesamanya lelaki, yang sekarang dikenal dengan istilah sodomi, Sebagaimana disampaikan oleh Allah dalam Alquran:
Dan (Kami
juga Telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia Berkata
kepada mereka: "Mengapa kamu mengerjakan perbuatan faahisyah itu[551],
yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun (di dunia ini)
sebelummu?"Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsumu
(kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kamu Ini adalah kaum yang melampaui
batas (Qs. Al-a’raf:80-81
Penyimpangan yang terjadi pada zaman Luth as hanya terbatas pada sesamanya laki-laki, akan tetapi sekarang lebih parah dan edan karna semakin kompleks. Perbuatan manusia sekarang sudah melebihi binatang, bayangkan saja tidak ada binatang ternak yang menaiki sesamanya betina atau sesamanya prempuan, tetapi manusia justru melakukannya, inilah disebut oleh Allah mereka itu seperti binatang bahkan jauh lebih sesat:
….. mereka itu sebagai
binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. mereka Itulah orang-orang yang
lalai (Qs.Al-A’raf:179)
Ada beberapa bahaya yang ditimbulkan oleh
prilaku penyimpangan seks ini, baik terhadap dirinya sendiri, masyarakat dan
Negara. Bahaya yang ditimbulkan
diantaranya adalah:
Pertama: prilaku LGBT merusak tantangan syariat, etika dan moral
yang selama ini sudah mapan ditengah-tengah masyarakat. Dalam pandangan syariat Islam perilaku LGBT
adalah perbuatan yang terlarang sebagaimana dijelaskan dalam hadis:
Terkutuk barangsiapa yang melakukan perbuatan Kaum Luth,
terkutuk barangsiapa yang melakukan perbuatan Kaum Luth, terkutuk barangsiapa
yang melakukan perbuatan Kaum Luth (H.R. al-Thabrani, didalam sanadnya ada
Muhriz bin Harun yang didha’ifkan oleh Jumhur. Namun haditsnya telah dinyatakan
hasan oleh Turmidzi. Adapun rijal yang lain shahih)
Kegiatan seksual tidak boleh dilakukan oleh sesama jenis sebab
merupakan bentuk dosa besar sebagaimana pada masa Nabi Luth, hubungan tersebut
akan mendapatkan dosa dan azab yang besar sebab melawan ketentuan dan takdir
yang telah diciptakan oleh Allah yakni manusia hidup berpasangan antara laki
laki dan perempuan.
Kedua;
Prilaku LGBT merusak struktur social,
terutama lembaga keluarga oleh karena tidak jelas yang mana suami dan siapa
istri dan tidak akan ada seorang anak yang akan melanjutkan keturunan.
Ketiga:
Prilaku LGBT mengancam keberlanjutan ummat manusia di atas muka bumi, manusia akan
musnah oleh karena tidak akan pernah lahir seorang anak-anak ditengah-tengah keluarga LGBT.
Keempat:
Prilaku LGBT akan menimbulkan berbagai penyakit kelamin, sebagaimana yang
pernah menimpa kaum Nabi Luth yang ditimpakan penyakit kelamin oleh karena
perbuatan mereka memuaskan nafsu seks dengan mengcari sejenisnya.
Kelima:
Prilaku LGBT diancam oleh Allah dimasukkan ke dalam Neraka.
Hadirin
dan hadira yang sama berbahagia
Prilaku LGBT adalah penyakit kejiwaan yang harus
ditangani oleh ahli jiwa agar kembali ke habitat aslinya, jangan mau menerima
prilaku LGBT sebagai suatu tatanan
kehidupan yang normal yang sekarang banyak dikampayekan oleh para pendukungnya
untuk diterima dan diakui sebagai suatu kelembagaan, semoga kita semua
terhindari dari prilaku menyimpan ini! Amiin
Wassalamu
alaikum Wr. Wb.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar