Selamat Datang


ASSALAMU ALAIKUM WR.WB, SYUKRAN ANDA TELAH SUDI MAMPIR DI BLOG SEDERHANA INI, SEMOGA BERMANFAAT.

Kamis, 10 Juni 2021

Ilmu Falak (3)


 TEORI -TEORI TENTANG  TATA SURYA

 Oleh :Dr. Alimuddin M.Ag dan Dr. Ir. Nurdin Mappa, M.M.

2.5 Teori Egosentris, Geosentris, Heliosentris dan  Kepler


      Manusia mengenal ilmu Falak sejak abad ke-28 sebelum Masehi , bahkan sekitar 5000 tahun yang lalu, jadi sekitar abad 3o sebelum Masehi , mnusia  telah mengenal pembagian hari dalam sepekan yang berjumlah tujuh hari. Olehnya itu tidaklah mengherankan, bahwa sejak zaman purba   manusia telah  mengenal dan mempelajari bintang-bintang dan planit-palnit di persada ala mini.

     Di dalam pengamatannya, manusia telah membuat suatu theori  tentang apakah yang menjadi pusat dari pada  benda-benda langit di alam jagat raya ini.  Maka lahirlah beberapa theory, dan yang terkenal  ada tiga  macam.yakni, theory  Egosentris, Geosentri dan Heliosentris. Dan khusus tentang bentuk lingkaran falaknya planit-planit  theory yang sampai sekarang diikuti oleh para ahli  adalah theory kepler.

2.5. 1. Theori Egosentris

“Ego” berarti  : saya; “ centrum” berarti  pusat.Demikian pengertian menurut bahasa.

Adapun mnegenai istilahnya, theory Egosentris berarti “ suatu paham  yang beranggapan,bahwa yang menjadi titikpusat dari segala-galanya  di alam jagat raya pada bola bumi ini , ialah manusia (“saya”) itu sendiri, dimana dia sedang berada”.

Theori ini lahir berdasarkan pengalaman, manusia berdiri  di dataran bumi yang luas. Dia memandang ke Langit biru yang nampak di mata bagaikan lingkaran  raksasa, melengkung yang berbatas pada suatu garis yang melingkar luas  bundar, yang kemudian disebut  dengan “kaki langit” agau hotizon, cakrawala atau ufuq.

Pada segala penjuru di kaki langit ini, diamati dan dibandingkan, kemudian terasalah oleh manusia itu , bahwa jarak kaki-kaki langit dengan dirinya sendiri,semuanya  nampak sama jaraknya.Maka lalu timnbullah anggapan bahwa dimana dia ( manusia/saya  ) sedang berdiri memandang alam jagat raya ini , disitulah yang menjadi titik pusat  dari lingkaran raksasa  bolah langit yang sedang diamatinya itu.  Karena theory atau anggapan ini didasarkan    kepada di mana “saya” sedang berada , disitulah  titik pusat alam jagat raya ini, maka lalu timbullah akibat  lebih lanjut,bahwa titik pusat tersebut  sangat banyak jumlahnya, sebanyak manusia itu berdiri. Dan kalau kolom alam jagat raya ini , dianggap satu lingkaran yang besar , maka dalam lingkaran  itu didapati titik pusat lingkarang yang sangat banyak. Pada hal sudah jelas, bahewa dalam satu lingkaran hnyaklah memiliki satu titik pusat saja, tidak mungkin lebih. Olehnya itu, setelah manusia lebih jauh menyelidiki secara ilmu  pengetahuan tentang  alam jagat raya ini,  akhirnya anggapan/ theory Egosentri, tidak lagi dapat dipertahankan. Maka muncullah pada  abad   II  sesudah Masehi, satu theory kedua , yang disebut dengan  theory Geosentris.

2.5.2  Theory Geosentris

“ Geo” artinya : bumi.  Theori ini dikemukakan oleh  CLAUDIUS  PTOLOMEUS    ( 90 - 168 M ), seorang ahli bintang  di Iskandaria  ( Mesir ) keturunan bangsa Yunani. Olehnya itu  theory Geosentris ini biasa disebut  dengan THEORI /SISTIM  PTOLEMEUS, theori ini menyatakan bahwa:

1.    Bumi ini adalah merupakan  benda langit yang tetap pada tempatnya, yang tidak bergerak dan tidak beredar,serta menjadi  titik pusat benda-benda yang lainnya.

2.    Bumi  ini  dilapisi oleh bola air, kemudfian bola udara,kemudian bola api, kemudian secara berturut - turut dikelilingi oleh falak-falaknya  bulan, Mercurius, Venus, Matahari, Mars, Yupiter, Saturnus dan   yang terakhir oleh falaknya  Atlas  atau falakul  Aflak.

3.    Falakul Aflak  ( atlas ),  selalu bergerak dan beredar  dari timur ke barat, menggerakkan     seluruh falak-falak  benda-benda langit yang mengetari bumi.

Peredaran inilah yang mengakibatkan  terbitnya matahari, bulan dan benda-benda langit lainnya dari arah timur, serta terbenam di barat setaip harinya. Sedang bumi, tetap tinggal di tempatnya dan tidak bergerak, serta tidak beredar.

Gambar 1. Ilustrasi Teori Geosentrys

 

Keterangan gambar  :

1. Bumi                               6.  Falaknya Mars                                              

2. Falaknya Falak              7.  Falaknya Yupiter

3. Falaknya Mecrius          8.  Falaknya Saturnus

4  Falaknya Venus              9.  Falaknya bintang-bintang tetap

5. Falaknya matahari      10. Falaknya Atlas  

          Theori  GeosentriS  ini , tersebar  luas dan diikuti  oleh ahli -ahli  falak  di zamannya, termasuk juga sebagian ahli ilmu falak di kalangan Islam  yang terkenal, antara lain  :

1. Abu Abdullah bin Jabir San an  Al _ Hirazy

2. Abdul Rahman  bin Yunus  Al  Misry

3. Abdul Wafa  Al Buzaji

4. Ulugh Bik

        Sampai abad ke - 15, theory ini masih diikuti orang,dan setelah diadakan penyel;idikan-penyelidikan  lebih lanjut , mala Lahirlah theory baru , yakni  : Theori  Heliocentris.

2.5.3 Theori Heliocentris

“ Helios “ , artinya : matahari. Theori ini dikemukakan oleh   NICOLAUS COPERNICUS    ( 1473 - 1543 ), orang Jerman . Olehnya itu theory ini disebut juga dengan  THEORI /SISTIM COPERNICUS.

       Menurut theory ini, bahwa :

1. Bukanlah  bumi yang menjadi pusat dari peredaran benda-benda langit , tetapi mataharilah yang menjadi pusatnya, yang diedari oleh  : Mercerius, Venus, Bumi,

2.  Falak-falak dari benda   langit yang mngetari matahari, bentuknya linkaran yang bundar 


 

Gambar 2. Ilustrasi Teori Helyosentris

 

keterangan gmbar  :

1.  Matahri          4. B u m  I         7  Yupiter

2.  Mercerius       5. B u l a n        8. Saturnus

3.  V  e  n  u  s     6. M a.r s           9. Bintang-bintang tetap

 

       Theori Copernicus ini telah menggongcangkan dunia  pada zamannya.  Sebab suatu penemuan yang sama sekali  bertolak belakang dengan theory-theori sebelumnya, Yang telah diyakini orang sepanjang 14 abad   lamanya.

         Fihak-fihak yang jelas  menentang  theory ini, adalah dari golongan para ahli ilmu pengetahuan   dan tokoh-tokoh agam nasrani.

        Theori Heliocentris ini, kemudian didukung oleh  ahli-ahli falak lainnya, antara lain :GiordonoBruno  ( lahir 1548 )   dan Galileo  Galilei  ( lahir  1564 ) .

         Theori ini memang masih banyak mengandung kelemahan - kelemahan, tetapi satu hal yang   tak dapat dinunkiri , bahwa sampai sekarang prinsip tentang pusat dari tata surya kita ini khususnya, bukanlah bumi yang  menjadi pusatnya, tetapi mataharilah.

          Selain itu, theory ini juga mengajarkan, bahwa bumi ini  bergerak mengitari mtahari, suatu theori yang sampai sekarang tetap diakui  kebenarann.

2.5.4 Theori Kipler

          Setelah hampir satu  abad theory Copernicus  berkembang, muncullah seorang ahli bintang  kelahiran  Jerman  yang bernama   JOHANNES  KEPLER  ( 1571 - 1630 ) , mengadakan koreksi-koreksi dan penyempurnaan - penyempurnaan.

Ada tiga  buah dalil yang dikemukakan  oleh Kepler yang kemudian dikenal sebagai hokum/THEORI KEPLER , yakni :

1. Theori Kepler  I

    Falak-falak tempat beredarnya planit-planit mengelilingi matahari,bentuknya berupa  lingkaran elips, sedang matahari berada pada salah satu titik apinya.

2. Theori Kepler  II

     Setiap planit beredar pada falaknya mengelilingi matahari dengan kecepatn demikian rupa,sehingga di dalam waktu yang sama, garis hubung antara matahari dengan planit   yang   bersangkutan dilukiskan dengan bidang-bidang sector yang sama luasnya.                     

     ( lihat gamnbar nomor  3  )   

P1

16 Januari

 

 

P4

20 Januari

 

 

P4

11 Maret

 

 

P3

11 Maret

 

 

 

Gambar 3.Teori Kepler II

 

Penjelasan   :

       Apabila suatu  planit P  beredar pada falaknya   mengelilingi matahari, maka jarak yang ditempuhnya   pada P I ke P 2, akan memakan  waktu yang sama dengan waktu yang digunakan    untuk menempuh jarak antara  P3 ke P4, dalam hal ini sama-sama memakan waktu  lima hari. 

Olehnya itu,maka bidang-bidang sector MP1P2 = MP3P4.Hal ini berarti , bila satu  planit     ( termasuk bumi )  sedang melintasi perihelium (bidang yang dekat dengan matahari ) ,Jalannya lebih cepat, bila dibandingkan dengan pada saat  planit itu sedang  melintasi di Ephelium  ( bidang yang jauh dengan  matahari ).

 

3. Theori Kepler  III

      Kwadrat ( pangkat dua  ) kala revolusi planit-planit, berdanding langsung pangkat tiga      jaraknya  rata-rata ke matahari.    

      Penjelasan  :

  Umpama kala revolusi  ( gerak tahunan ) planit  A  =  a   dan planit B = b ; sedang jarak rata-rata antara  matahari  dengan planit  A = X  dan antara matahari  ke planit  B = Y,

     maka : a2 : b 2   = x3 :  y3     a2=   b2 

  X3 =  y3

Hukum Kepler  III ini , dipergunakan oleh  astronoom - astronoom untuk menghitung jarak planit ke matahari  ( Syuhudi Ismail, 1990 : 7 - 14 )  

2.6 Tata Surya

Diantara sekian banyak  tata surya di jagat raya ini, salah satunya adalah  tata surya kita. Yakni tata surya  dimana  matahari yang  biasa kita kenal  sehari-harinya itu, sebagai bintang tata surya dan menjadi pusatnya , sedang bumi yang kita tempati ini, termasuk salah satu planitnya.

       Planit yang termasuk  dalam tata surya kita, ialah  :

1. Mercurius                     4. M  a  r  s                7. U r a n u s

2. V e n u s                     5. Yupiter     8. Neptunus

3. Bumi    6  Satu   9.  P l a t o

 Adapun susunan falaknya , seperti terlihat dalam gambar 4 berikut:

Gambar 4. Susunan Falak Tata Surya

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ZAKAT

   Zakat Oleh :Nurdin Mappa 1.1    Pengertian Zakat      Zakat adalah sejumlah harta yang wajib dikeluarkan oleh umat Muslim untuk diber...