Mengenal Bidadari-Bidadari di Surga
Oleh: Nurdin Mappa
Wanita-wanita di Surga yang dikenal dengan
bidadari-bidadari merupakan pasangan yang disiapkan oleh Allah Subhana wataalah
bagi penghuni Surga.Wanita ini sangat berbeda dengan wanita-wanita yang di
dunia. Mereka telah diciptakan khusus oleh Allah Subhana Wataalah tanpa cela, dengan
sifat-sifat yang utama. Mereka telah
disucikan oleh baik Allah secara fisik maupun sifat-sifat dan akhlak mereka
dari segala hal yang buruk sebagaimana disampaikan oleh Allah dalam Alquran
Surah Al-Baqarah ayat 25:
ÎDan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya.setiap mereka diberi rezki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan : "Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu." mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada isteri-isteri yang Suci dan mereka kekal di dalamnya[32].(Qs. Al-Baqarah:25)
Wanita-wanita yang suci menurut penafsiran
dari Abdurrahman, asy Syaikh bin Nashir as-Sa’di, (2006), adalah wanita yang
disucikan oleh Allah akhlak dan tubuhnya, Lisan dan pandangan
mereka.
Wanita-wanita Surga
atau bidadari di Surga mereka tidak pernah disentuh oleh siapapun sebelumnya
kecuali suami mereka, bahkan jinpun tidak pernah menyentuhnya, dia Asli, perawan tintin dan tidak memandang
kepada laki-laki lain selain pasangannya (suaminya), dia selalu menjaga atau
menunddukan pandangannya, hal ini
disampaikan oleh Allah dalam Alquran Surah
Ar-Rahman ayat 56:
£Di dalam syurga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni syurga yang menjadi suami mereka), dan tidak pula oleh jin (Qs. Ar-Rahman:56).
Inilah perbedaan wanita-wanita yang hidup di
dunia ini bagaimanapun mereka terkadang tersentuh oleh laki-laki lain yang
bukan mahramnya baik secara sengaja maupun tidak sengaja, sulit menunddukkan
pandangan untuk tidak memandang kepada laki-laki lain. Bahkan semakin cantik
seseorang di dunia semakin sulit menghindar dari kelemahan-kelemahan mereka. Bidadari
di Surga perperilaku penuh kemuliaan jauh
dari perbuatan yang buruk, ia jelita dan tetap jelita, sebagaimana disampaikan oleh
Allah dalam surah Ar-rahman ayat 70
"Di
dalam surga-surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik dan jelita."
(QS. Ar-Rahman : 70).
Umur bidadari-bidadari di Surga tidak ada yang tua dan tidak ada yang terlalu muda, mereka semua sebaya umunya, sehingga mereka tidak ada yang lemah karena umur yang uzur atau lemah karena masih kecil. Mereka perawan-perawan dan tetap perawan sekalipun sudah berhubungan dengan suaminya, dia penuh cinta dan tentu tidak ada pembangkangan terhadap suaminya dan tidak ada rasa benci sedikitpun, hal ini diungkapkan oleh Allah Subhana Wataalah dalam Surah Al-waqiah:35 – 37.
Sesungguhnya kami menciptakan mereka (Bidadari-bidadari)
dengan langsung [1451].da nkami jadikan mereka gadis-gadis perawan. Penuh cinta
lagi sebaya umurnya (Qs.
Al-Waqiah:35-37).
Maksud mereka diciptakan secara langsung adalah mereka diciptakan dengan
kalimat Cipta, kunfayakun jadi maka jadilah, mereka tidak melalui proses
kelahiran. Hal ini tentu muda bagi Allah, kita sudah mengetahui beberapa penciptaan Allah seperti Adam as dan
Isya as, yang tidak melalui proses seperti manusia biasa yang lahir dari kedua
orang tuanya.
Bidadari di Surga memilki bau yang sangat harum, tidak ada
yang sakkulu (memiliki bau badan), seperti halnya sebagian dari kita yang harus
diimbangi dengan parfum, bahkan cahayanya dapat menerangi antar langit dan bumi,
hal ini digambarkan dalam hadits:
"Kalau
seandainya seorang wanita surga muncul di dunia, maka dia akan menyinari antara
bumi dan langit, dan akan memenuhi bau yang semerbak antara bumi dan langit,
dan sungguh kerudungnya lebih baik daripada dunia dan seisinya. (H.R
Bukhari).
Apa yang digambarkan oleh penulis tentu masih sangat terbatas, kecantikan dan keutamaan bidadari jauh melampaui apa dapat penulis nukilkan, Allahu ‘alam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar