Selamat Datang


ASSALAMU ALAIKUM WR.WB, SYUKRAN ANDA TELAH SUDI MAMPIR DI BLOG SEDERHANA INI, SEMOGA BERMANFAAT.

Jumat, 11 Juni 2021

MERINDU SURGA (16)

 

Kondisi Fisik Penghuni Surga

Oleh: Nurdin Mappa

     Secara fisik penghuni Surga  berbeda dengan kondisi fisik ketika manusia hidup di dunia. Kondisi  rombongan orang-orang  yang telah memasuki Surga dijelaskan oleh Ibnu Katsir dan At-Thabari dengan mengutip hadits berikut:

Artinya, “Ketika kaum yang bertakwa telah sampai di depan pintu surga, mereka berjumpa dengan sebuah pohon yang keluar dari pangkalnya dua mata air. Mereka lalu bersegera menuju salah satunya.Mereka bergegas meminumnya seolah diperintahkan.Dari itulah kemudian keluar semua kotoran dari perutnya. Kemudian mereka bergegas menuju ke mata air yang lain, lalu mereka berwudhu dengannya seperti diperintahkan. Mendadak wajah mereka berseri-seri.Tiada pernah mereka mengurai kepalanya selamanya setelahnya, dan tiada mereka mengalami kerusakan.Lalu mereka bergegas masuk surga dan dipapah oleh para wildan yang bagaikan mutiara berkilauan,” (HR Imam Muslim).

         Secara lengkap  Kondisi fisik orang-orang yang memasuki Surga diceritakan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim bahwa permulaan rombongan yang memasuki Surga keadaan mereka bagaikan rembulan purnama di malam hari, tiada meludah, tidak ada lagi ingus, dan kotoran mata, sisir tempat makan mereka terbuat dari emas dan perak, tidak lagi buang air besar dan kecil, keringat mereka harum bagaikan misik, dan tiap-tiap mereka memiliki istri lebih dari satu yang cantiknya luar biasa dan tidak ada lagi rasa benci dan cemburu diantara mereka, serta mereka senangtiasa bertasbih setiap saat pagi dan sore, hal ini dijelaskan dalam hadits berikut:

Artinya, “Rasulullah SAW bersabda, ‘Permulaan rombongan yang memasuki surga, gambaran mereka adalah menyerupai rembulan di malam purnama.Mereka tiada meludah di dalamnya, tiada beringus, tiada kotoran mata.Wadah dan sisir mereka terbuat dari emas dan perak, tiada pernah buang air besar atau kecil, peluh mereka misik, dan tiap-tiap dari mereka dua istri (bidadari) yang seolah tampak urat betis di balik kulit mereka karena cantiknya.Tiada perselisihan di antara mereka dan tiada saling membenci. Hati-hati mereka satu, senantiasa bertasbih kepada Allah di pagi dan sore hari,” (HR Imam Ahmad dan Imam Muslim)

Jika di dunia ini umur manusia bervariasi berbeda dengan penghuni Surga tidak ada yang terlalu tua atau terlalu muda umurnya semua sebaya, hal ini dijelaskan oleh Allah dalam Alquran Surah Al-Waqiya:35 – 37

Sesungguhnya kami menciptakan mereka (Bidadari-bidadari) dengan langsung[1451] Dan kami jadikan mereka gadis-gadis perawan. Penuh cinta lagi sebaya umurnya (Qs. Al-Waqiah:35-37). 

 Imam At-Tirmidzi juga menyebutkan sifat-sifat fisik ahli surga kelak di mana di dalamnya tidak ada orang tua, tidak berbulu seperti   bulu kumis, jenggot, ketiak, sumit, kemaluan dan bulu lainnya.

Dari Muadz bin Jabal, bahwa Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Penghuni surga kelak masuk ke dalamnya dalam keadaan tak berbulu, muda, dan bercelak mata, sekira usia 33 tahun,’” (HR At-Tirmidzi).

    Keadaan tidak berbulu ini mengakibatkan badan dari penghuni Surga bersih  sehingga tidak lagi merepepotkan harus mengcukur bulu-bulu setiap saat.

 Begitupula hadits dari Al-Miqdam ra dijelaskan bahwa penghuni Surga semua sebaya umurnya, sekalipun ketika mereka meninggal ada yang berusia anak-anak, remaja atau usia tua, semuanya kembali menjadi muda dengan umur rata-rata 33 tahun, ia akan tampang sebagaimana tampangnya Nabi Yusuf as dan berperawakan seperti Nabi Adam as dan memiliki hati  seperti hati Ayyub as yang penuh dengan kesabaran, inilah bedanya dengan penghuni Neraka yang akan membesar dan membengkak seperti bukit, hal ini disampaikan dalam hadits berikut:

“Dari Al-Miqdam ra, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Tidak ada satu pun orang nanti, baik yang mati keguguran atau mati ketuaan, hanya sanya di antara itu melainkan akan dibangkitkan sekira berusia 33 tahun. Jika ia penghuni surga, maka ia akan seperti perawakan Nabi Adam ‘alaihissalam, rupa Nabi Yusuf ‘alaihissalam, dan hati Nabi Ayub ‘alaihissalam. Tetapi jika ia penghuni neraka, maka ia akan membesar dan membengkak seperti bukit,’” (HR Al-Baihaqi dengan sanad yang baik).

   Dijelaskan juga dalam beberapa Hadits dengan sejumlah perawi tentang keadaan kulit, bentuk rambut dan perawakan penghuni Surga, bahwa penghuni Surga tidak berbulu, usianya masih muda, kulitnya putih, rambutnya ikal dan matanya bercelak,   dengan tinggi badan 60 hasta, lebar badan  7 hasta, perawakannya seperti Nabi Adam as, hal ini dijelaskan pada  hadits berikut:

 “Dari Abu Hurairah ra, ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Penghuni surga kelak masuk ke dalamnya dalam keadaan tak berbulu, muda, putih, berambut ikal, dan bercelak mata, sekira usia 33 tahun. Perawakan mereka seperti Nabi Adam ‘alaihissalam, yaitu tinggi 60 hasta dan lebar 7 hasta,” (HR Ahmad, Ibnu Abid Dunia, At-Thabarani, dan Al-Baihaqi. Semuanya mendapat riwayat dari Ali bin Zaid bin Jad’an, dari Ibnul Musayyab, dari Abu Hurairah ra.).

     Hadits ini menunjukkan bahwa penghuni Surga  memilik tinggi badan dan besar badan rata-rata sama.  Penghuni Surga tidak ada lagi yang berperawakan pendek, kecil, dekil, kegemukan, kurus kerepeng, tinggi, Semua memilik perawakan standar yaitu badan Nabi Adam as.

Dijelaskan pula dalam hadits bahwa umur muda tidak akan pernah berubah menjadi tua, mereka akan tetap muda selamanya dan pakaian yang dipakai tidak pernah rontok atau lusuh selalu rapi, hal dijelaksna dalam hadis dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan:

”Penduduk surga jurdun, murdun, bercelak.Usia mudanya tidak pernah sirna, dan pakaiannya tidak pernah lusuh.” (HR. Turmudzi 2539, ad-Darimi 2863 dan dihasankan al-Albani).

     Sedangkan laki-laki di Surga diberi kekuatan yang luar biasa, terutama kekuatan melakukan hubungan seks, ia diberi kemampuan dapat melakukannya terhadap 100 bidadari dalam sehari

Ada yang bertanya pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Wahai Rasulullah, apakah kita akan berhubungan dengan bidadari-bidadari kita di surga?”Maka Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Seseorang di surga mampu berhubungan dengan 100 bidadari dalam sehari.” (HR. Abu Nu’aim dalam Shifat Al-Jannah, 1: 169; Al-Bazzar dalam musnadnya, 3525; Ath-Thabrani dalam Ash-Shaghir, 2: 12. Dikatakan bahwa sanad hadits ini shahiholeh Syaikh Al-Albani dalam Silsihah Al-Ahadits As-Shahihah, no. 367)

Demikian kondisi fisik penghuni Surga, yang sangat berbeda dengan kondisi fisik kita di dunia ini, semoga kita dapat menjadi penghuni Surga kekal selama-lamanya di dalam dengan kondisi fisik yang luar biasa, Amiin!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ZAKAT

   Zakat Oleh :Nurdin Mappa 1.1    Pengertian Zakat      Zakat adalah sejumlah harta yang wajib dikeluarkan oleh umat Muslim untuk diber...