Orang-orang Yang Akan Di Bangunkan Tempat Di Surga
Oleh:
Nurdin Mappa
Ada beberapa golongan yang dijanjikan oleh Allah Subhana Wataalah akan dibangunkan istana di Surga karena amalan
yang dilakukan di dunia ini, seperti diterangkan dalam beberapa hadits di antaranya
adalah:
1. Orang
yang selalu menjalankan shalat
Orang-orang yang taat menjalankan
perintah Shalat siang dan malam, akan dibangunkan rumah di dalam Surga sebagai
balasan atas amalan yang telah mereka kerjakan ketika hidup di dunia ini. Hal didasarkan dengan hadits berikut dari
Ummu Habibah ra:
Dari Ummu Habibah ra.bahwa
Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa yang menjalankan shalat satu hari satu
malam sebanyak duabelas rakaat dengan ketaatan, niscaya Allah swt. membangunkan
baginya sebuah rumah di surga.”
(HR Muslim, Ahmad, Abu Dawud dan Nasa-i).
Diantara orang-orang shalat yang
dijanjikan dibangun rumah di Surga adalah orang-orang yang menegakkan shalat
duha empat rakaat dan shalat rawatib yaitu mengerjakan shalat sunnat sebelum duhur empat rakaat.
Sebagaimana dijelaskan berdasarkan keterangan hadits dari Abu Musa ra,
ia berkata Rasululah Saw bersabda:
مَنْ صَلَّى الضُّحَى أَرْبَعًا، وَقَبْلَ الأُولَى
أَرْبَعًا بنيَ لَهُ بِهَا بَيْتٌ فِي الْجَنَّةِ
“Siapa yang shalat Dhuha empat
raka’at dan shalat sebelum Zhuhur empat raka’at, maka dibangunkan baginya rumah
di surga.”(HR. Ath-Thabrani dalam Al-Awsath. Dalam Ash-Shahihah no.
2349 disebutkan oleh Syaikh Al-Albani bahwa hadits ini hasan)
Selanjutnya
Orang-orang yang senangtiasa menegakkan shalat sunnat rawatib, akan dibangunkan
rumah di Surga. Sahalat sunnat rawatib yang dimaksud adalah orang senangtiasa
mengerjakan shalat 12 rakaat shalat rawatib, yaitu dua rakaat sebelum dan
sesudah duhur, dua rakaat setelah margib, dua rakat setelah isya dan dua rakaat
sebelum subuh. Keterangan ini dasarkan pada
hadits dari Ummu Habibah –istri Nabi shallallahu
‘alaihi wa sallam-, Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ صَلَّى اثْنَتَىْ عَشْرَةَ رَكْعَةً فِى يَوْمٍ
وَلَيْلَةٍ بُنِىَ لَهُ بِهِنَّ بَيْتٌ فِى الْجَنَّةِ
“Barangsiapa
mengerjakan shalat sunnah dalam sehari-semalam sebanyak 12 raka’at, maka karena
sebab amalan tersebut, ia akan dibangun sebuah rumah di surga.” (HR. Muslim, no. 728)
Keterangan
hadits di atas diperkuat hadits dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ ثَابَرَ عَلَى ثِنْتَىْ
عَشْرَةَ رَكْعَةً مِنَ السُّنَّةِ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِى الْجَنَّةِ
أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ قَبْلَ الظُّهْرِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَهَا وَرَكْعَتَيْنِ
بَعْدَ الْمَغْرِبِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْعِشَاءِ وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ
الْفَجْرِ
“Barangsiapa merutinkan shalat
sunnah dua belas raka’at dalam sehari, maka Allah akan membangunkan bagi dia
sebuah rumah di surga. Dua belas raka’at tersebut adalah empat raka’at
sebelum zhuhur, dua raka’at sesudah zhuhur, dua raka’at sesudah maghrib,
dua raka’at sesudah ‘Isya, dan dua raka’at sebelum shubuh.” (HR.
Tirmidzi, no. 414; Ibnu Majah, no. 1140; An-Nasa’i, no. 1795. Al-Hafizh Abu
Thahir mengatakan bahwa hadits ini hasan)
2. Orang yang Beriman kepada Allah dan Membenarkan Utusan-Nya.
Golongan kedua yang akan dibangunkan
tempat di dalam Surga adalah orang yang kepada Allah dan membenarkan Rasul yang
diutus kepada mereka. Hal ini di dasarkan hadits dari Shal bin Sa’ad ra:
Dari
Sahl bin Sa’ad ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya penghuni surga
itu melihat penghuni ghuraf [ruangan] dari atas mereka, sebagaimana kalian
melihat planet-planet yang beredar di angkasa dari timur dan barat untuk
memperlihatkan kelebihan di antara mereka.” para shahabat bertanya, “Wahai
Rasulullah, itu adalah tempat para Nabi, yang tidak akan terjangkau selain
mereka.” beliau menjawab, “Benar, demi yang jiwaku berada di tangan-Nya,
orang-orang yang beriman kepada Allah dan membenarkan para utusan-Nya [juga
dapat memasukinya].” (HR Muslim)
Dari
Sahl bin Sa’ad ra. bahwa Rasulullah saw. membaca firman Allah: “Mereka akan
diberi balasan dan tempat yang tinggi [dalam surga] atas kesabaran
mereka…”(al-Furqaan: 75) dan “….dan mereka aman sentosa di tempat-tempat yang
tinggi [dalam surga].” (Saba’: 37)
Dikatakan,
“Tempat itu terbuat dari yakut merah dan batu permata hijau serta emas putih.Di
dalamnya tidak ada permusuhan.Sesungguhnya penghuni surga dapat melihat tempat
itu, sebagaimana melihat planet timur dan barat yang berada di
angkasa.Sedangkan, Abu Bakar dan Umar termasuk dari yang dua itu dan diberi
kenikmatan.” (HR Turmudzi)
3.
Orang
yang Membangun Masjid
Golongan
ketikan yang akan dibangunkan mahligai yang indah di dalam Surga adalah
orang-orang yang ketika hidup di dunia ini mereka membangun masjid karena Allah Subhana Wataalah, hal di dasarkan
hadits dari Utman ra dan Ibnu Abbas ra.
Dari
Utsman ra.bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa yang membangun masjid
dengan mengharap ridla Allah, niscaya Allah akan membangunkan baginya yang
serupa di surga.” (HR Bukhari dan Muslim).Hadits ini diriwayatkan pula oleh
Ahmad dalam musnad, serta Turmudzi dan Ibnu Majah.
Hadits
yang senada bahkan dikatakan siapa yang membangun masjid sekalipun ukurannya
sangat kecil yang diumpamakan sama dengan besarnya sarang burung, ia akan tetap
dibangunkan oleh Allah rumah di Surga, sebagaimana disampaikan hadits dari
Jabir Dari
Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu
‘anhu, Rasulullah shallallahu
‘alaihi wa sallam bersabda,
“Siapa
yang membangun masjid karena Allah walaupun hanya selubang tempat burung
bertelur atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya (rumah) seperti itu
pula di surga.”(HR. Ibnu Majah, no. 738. Al-Hafizh Abu Thahir
mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih)
4. Orang yang membiasakan diri membaca Surah Al-Ikhlas
Orang-orang yang senangtiasa membaca
surah Al-Ikhlas setiap hari sampai sepuluh kali dalam sehari semalam akan
dibangun rumah di rumah, sebagaimana disampaikan hadits dari Dari
Mu’adz bin Anas Al-Juhaniy radhiyallahu
‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Siapa
yang membaca qul huwallahu ahad sampai ia merampungkannya (surat Al-Ikhlas,
pen.) sebanyak sepuluh kali, maka akan dibangunkan baginya rumah di surga.”
(HR. Ahmad, 3: 437. Syaikh Al-Albani dalam Ash-Shahihah mengatakan bahwa hadits ini hasan dengan
berbagai penguat)
5,
Orang-orang yang meninggalkan perdebatan, Dusta dan Berakhlak Mulia
Golongan
kelima yang akan dibangun tempat yang indah dalam Surga adalah orang-orang yang
tidak suka berdebat dan jujur serta berakhlak mulia, hal ini didasarkan pada
hadits dari Abu Umamah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أَنَا زَعِيمٌ بِبَيْتٍ فِى رَبَضِ
الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْمِرَاءَ وَإِنْ كَانَ مُحِقًّا وَبِبَيْتٍ فِى وَسَطِ
الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْكَذِبَ وَإِنْ كَانَ مَازِحًا وَبِبَيْتٍ فِى أَعْلَى
الْجَنَّةِ لِمَنْ حَسَّنَ خُلُقَهُ
“Aku memberikan jaminan rumah di
pinggiran surga bagi orang yang meninggalkan perdebatan walaupun dia orang yang
benar.Aku memberikan jaminan rumah di tengah surga bagi orang yang meninggalkan
kedustaan walaupun dalam bentuk candaan.Aku memberikan jaminan rumah di surga
yang tinggi bagi orang yang bagus akhlaknya.”(HR. Abu Daud, no.
4800. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)
6. Mengucapkan alhamdulillah dan istirja’ (inna ilaihi wa innaa
ilaihi raaji’’un) ketika anak kita wafat
Seorang orang tua yang ditimpa
musibah dengan kehilangan seorang anak, lalu ia mampu bersabar dan sebagai
bentuk kesabaran ia memuji Allah, lalu ia mengembalikan kepada Allah dengan
ungkapan istirja’ yaitu ucapan inna
lilallhi wa inna ilaihi rajiung, maka bagi mereka akan dibangun rumah di Surga
yang dinamai rumah alhamdi, hal didasarkan pada hadits dariAbu Musa Al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu,
ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu
‘alaihi wa sallam bersabda,
“Apabila anak seorang hamba meninggal dunia, Allah berfirman kepada
malaikat-Nya, “Kalian telah mencabut nyawa anak hamba-Ku?”Mereka berkata,
“Benar.”Allah berfirman, “Kalian telah mencabut nyawa buah hatinya?”Mereka
menjawab, “Benar.”Allah berfirman, “Apa yang diucapkan oleh hamba-Ku saat itu?”
Mereka berkata, “Ia memujimu dan mengucapkan istirja’ (innaa lilaahi wa innaa
ilaihi raaji’uun).” Allah berfirman, “Bangunkan untuk hamba-Ku di surga, dan
namai ia dengan nama baitul hamdi (rumah pujian).” (HR. Tirmidzi,
no. 1021; Ahmad, 4: 415. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).
Inilah balasan yang luar biasa kepada
seorang orang tua yang kehilangan anak yang menjadi penyejuk pandangan matanya,
ketika mereka mampu bersabar dengan penuh keihlasan mengembalikannya kepada
Allah, bahwa semua berasal dari Allah dan semua akan kembali kepada Allah,
mereka akan dibangun rumah yang disebut baitul hamdi atau rumah pujian
Tentu ini sesuai dengan keterangan dalam
Alquran Surah Al-Baqarah ayat 155, yang menjelaskan bahwa orang yang ditimpah
musibah lalu mereka mengucapkan inna lillahi wa inna ilaihi rajiung merak akan
mendapatkan keselamatan, rahmat dan mendapatkan petunjuk Allah Subhana Wataalah. Maha suci Allah yang penuh kasih sayang
kepada hambanya yang mengalami musibah justru dapat berbuah kenikmatan nanti
diakhirat.
7. Menutup celah dalam shaf shalat
Salah satu sunnah diperintahkan dalam
melakukan shalat berjamaah adalah merapatkan shaf, sehingga tidak dibolehkan
ada cela dalam shaf shalat berjamaah, oleh karena itu orang yang menutup celah
dalam shaf shalat akan diangkat derajatnya dan akan dibangun rumah dalam Surga,
hal ini di dasarkan pada hadits dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Barang siapa yang menutupi
suatu celah (dalam shaf), niscaya Allah akan mengangkat derajatnya karena hal
tersebut dan akan dibangunkan untuknya sebuah rumah di dalam surga.”(HR.
Al-Muhamili dalam Al-Amali,
2: 36.Disebutkan dalam Ash-Shahihah, no. 1892).
8. Beriman kepada Nabiullah Muhammad Saw
Orang-orang yang beriman kepada Nabiullah
Muhammad Saw, kemudian masuk Islam dan berhijrah bersama Rasululah saw akan masuk Surga dan dibangunkan sebuah rumah
di dalam Surga, hal ini didasarkan pada hadits dari Fadhalah bin ‘Ubaid radhiyallahu ‘anhu,
ia mendengar Rasulullah shallallahu
‘alaihi wa sallam bersabda,
Sungguh tidak ada yang sia-sia yang
dilakukan seorang mukmin dengan ikhlas karena Allah, mereka pasti akan
mendapatkan balasan nanti diakhirat berupa kenikmatan dalam Surga-Nya Allah
Subhana Wataalah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar