Selamat Datang


ASSALAMU ALAIKUM WR.WB, SYUKRAN ANDA TELAH SUDI MAMPIR DI BLOG SEDERHANA INI, SEMOGA BERMANFAAT.

Rabu, 16 Juni 2021

MERINDU SURGA (20)

  

Orang-orang  Yang Akan Di Bangunkan Tempat Di Surga

Oleh: Nurdin Mappa

        Ada beberapa golongan  yang dijanjikan oleh Allah Subhana Wataalah  akan dibangunkan istana di Surga karena amalan yang dilakukan di dunia ini, seperti diterangkan dalam beberapa hadits di antaranya adalah:

1.    Orang yang selalu menjalankan shalat

      Orang-orang yang taat menjalankan perintah Shalat siang dan malam, akan dibangunkan rumah di dalam Surga sebagai balasan atas amalan yang telah mereka kerjakan ketika hidup di dunia ini.      Hal didasarkan dengan hadits berikut dari Ummu Habibah ra:

Dari Ummu Habibah ra.bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa yang menjalankan shalat satu hari satu malam sebanyak duabelas rakaat dengan ketaatan, niscaya Allah swt. membangunkan baginya sebuah rumah di surga.” (HR Muslim, Ahmad, Abu Dawud dan Nasa-i).

       Diantara orang-orang shalat yang dijanjikan dibangun rumah di Surga adalah orang-orang yang menegakkan shalat duha empat rakaat dan shalat rawatib yaitu mengerjakan shalat  sunnat sebelum duhur  empat rakaat.  Sebagaimana dijelaskan berdasarkan keterangan hadits dari Abu Musa ra, ia berkata Rasululah Saw bersabda:

مَنْ صَلَّى الضُّحَى أَرْبَعًا، وَقَبْلَ الأُولَى أَرْبَعًا بنيَ لَهُ بِهَا بَيْتٌ فِي الْجَنَّةِ

Siapa yang shalat Dhuha empat raka’at dan shalat sebelum Zhuhur empat raka’at, maka dibangunkan baginya rumah di surga.”(HR. Ath-Thabrani dalam Al-Awsath. Dalam Ash-Shahihah no. 2349 disebutkan oleh Syaikh Al-Albani bahwa hadits ini hasan)

 

Selanjutnya Orang-orang yang senangtiasa menegakkan shalat sunnat rawatib, akan dibangunkan rumah di Surga. Sahalat sunnat rawatib yang dimaksud adalah orang senangtiasa mengerjakan shalat 12 rakaat shalat rawatib, yaitu dua rakaat sebelum dan sesudah duhur, dua rakaat setelah margib, dua rakat setelah isya dan dua rakaat sebelum subuh.  Keterangan ini dasarkan pada hadits dari Ummu Habibah –istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam-, Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ صَلَّى اثْنَتَىْ عَشْرَةَ رَكْعَةً فِى يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ بُنِىَ لَهُ بِهِنَّ بَيْتٌ فِى الْجَنَّةِ

“Barangsiapa mengerjakan shalat sunnah dalam sehari-semalam sebanyak 12 raka’at, maka karena sebab amalan tersebut, ia akan dibangun sebuah rumah di surga.” (HR. Muslim, no. 728)

 

Keterangan hadits di atas diperkuat hadits dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ ثَابَرَ عَلَى ثِنْتَىْ عَشْرَةَ رَكْعَةً مِنَ السُّنَّةِ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِى الْجَنَّةِ أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ قَبْلَ الظُّهْرِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَهَا وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْمَغْرِبِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْعِشَاءِ وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْفَجْرِ

Barangsiapa merutinkan shalat sunnah dua belas raka’at dalam sehari, maka Allah akan membangunkan bagi dia sebuah rumah di surga. Dua belas raka’at tersebut adalah empat raka’at sebelum  zhuhur, dua raka’at sesudah zhuhur, dua raka’at sesudah maghrib, dua raka’at sesudah ‘Isya, dan dua raka’at sebelum shubuh.” (HR. Tirmidzi, no. 414; Ibnu Majah, no. 1140; An-Nasa’i, no. 1795. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini hasan)

 

2.    Orang yang Beriman kepada Allah dan Membenarkan Utusan-Nya.

      Golongan kedua yang akan dibangunkan tempat di dalam Surga adalah orang yang kepada Allah dan membenarkan Rasul yang diutus kepada mereka. Hal ini di dasarkan hadits dari  Shal bin Sa’ad ra:

Dari Sahl bin Sa’ad ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya penghuni surga itu melihat penghuni ghuraf [ruangan] dari atas mereka, sebagaimana kalian melihat planet-planet yang beredar di angkasa dari timur dan barat untuk memperlihatkan kelebihan di antara mereka.” para shahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, itu adalah tempat para Nabi, yang tidak akan terjangkau selain mereka.” beliau menjawab, “Benar, demi yang jiwaku berada di tangan-Nya, orang-orang yang beriman kepada Allah dan membenarkan para utusan-Nya [juga dapat memasukinya].” (HR Muslim)

Dari Sahl bin Sa’ad ra. bahwa Rasulullah saw. membaca firman Allah: “Mereka akan diberi balasan dan tempat yang tinggi [dalam surga] atas kesabaran mereka…”(al-Furqaan: 75) dan “….dan mereka aman sentosa di tempat-tempat yang tinggi [dalam surga].” (Saba’: 37)

Dikatakan, “Tempat itu terbuat dari yakut merah dan batu permata hijau serta emas putih.Di dalamnya tidak ada permusuhan.Sesungguhnya penghuni surga dapat melihat tempat itu, sebagaimana melihat planet timur dan barat yang berada di angkasa.Sedangkan, Abu Bakar dan Umar termasuk dari yang dua itu dan diberi kenikmatan.” (HR Turmudzi)

3.    Orang yang Membangun Masjid

Golongan ketikan yang akan dibangunkan mahligai yang indah di dalam Surga adalah orang-orang yang ketika hidup di dunia ini mereka membangun masjid  karena Allah Subhana Wataalah, hal di dasarkan hadits dari Utman ra dan Ibnu Abbas ra.

Dari Utsman ra.bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa yang membangun masjid dengan mengharap ridla Allah, niscaya Allah akan membangunkan baginya yang serupa di surga.” (HR Bukhari dan Muslim).Hadits ini diriwayatkan pula oleh Ahmad dalam musnad, serta Turmudzi dan Ibnu Majah.

Hadits yang senada bahkan dikatakan siapa yang membangun masjid sekalipun ukurannya sangat kecil yang diumpamakan sama dengan besarnya sarang burung, ia akan tetap dibangunkan oleh Allah rumah di Surga, sebagaimana disampaikan hadits dari Jabir Dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Siapa yang membangun masjid karena Allah walaupun hanya selubang tempat burung bertelur atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya (rumah) seperti itu pula di surga.”(HR. Ibnu Majah, no. 738. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih)


4. Orang yang membiasakan diri membaca Surah Al-Ikhlas

         Orang-orang yang senangtiasa membaca surah Al-Ikhlas setiap hari sampai sepuluh kali dalam sehari semalam akan dibangun rumah di rumah, sebagaimana disampaikan hadits dari Dari Mu’adz bin Anas Al-Juhaniy radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Siapa yang membaca qul huwallahu ahad sampai ia merampungkannya (surat Al-Ikhlas, pen.) sebanyak sepuluh kali, maka akan dibangunkan baginya rumah di surga.” (HR. Ahmad, 3: 437. Syaikh Al-Albani dalam Ash-Shahihah mengatakan bahwa hadits ini hasan dengan berbagai penguat)

 

5,  Orang-orang yang meninggalkan perdebatan, Dusta dan Berakhlak Mulia

 

     Golongan kelima yang akan dibangun tempat yang indah dalam Surga adalah orang-orang yang tidak suka berdebat dan jujur serta berakhlak mulia, hal ini didasarkan pada hadits dari Abu Umamah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَنَا زَعِيمٌ بِبَيْتٍ فِى رَبَضِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْمِرَاءَ وَإِنْ كَانَ مُحِقًّا وَبِبَيْتٍ فِى وَسَطِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْكَذِبَ وَإِنْ كَانَ مَازِحًا وَبِبَيْتٍ فِى أَعْلَى الْجَنَّةِ لِمَنْ حَسَّنَ خُلُقَهُ

Aku memberikan jaminan rumah di pinggiran surga bagi orang yang meninggalkan perdebatan walaupun dia orang yang benar.Aku memberikan jaminan rumah di tengah surga bagi orang yang meninggalkan kedustaan walaupun dalam bentuk candaan.Aku memberikan jaminan rumah di surga yang tinggi bagi orang yang bagus akhlaknya.”(HR. Abu Daud, no. 4800. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)

 

6. Mengucapkan alhamdulillah dan istirja’ (inna ilaihi wa innaa ilaihi raaji’’un) ketika anak kita wafat

 

Seorang orang tua yang ditimpa musibah dengan kehilangan seorang anak, lalu ia mampu bersabar dan sebagai bentuk kesabaran ia memuji Allah, lalu ia mengembalikan kepada Allah dengan ungkapan istirja’ yaitu ucapan inna lilallhi wa inna ilaihi rajiung, maka bagi mereka akan dibangun rumah di Surga yang dinamai rumah alhamdi, hal didasarkan pada hadits dariAbu Musa Al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Apabila anak seorang hamba meninggal dunia, Allah berfirman kepada malaikat-Nya, “Kalian telah mencabut nyawa anak hamba-Ku?”Mereka berkata, “Benar.”Allah berfirman, “Kalian telah mencabut nyawa buah hatinya?”Mereka menjawab, “Benar.”Allah berfirman, “Apa yang diucapkan oleh hamba-Ku saat itu?” Mereka berkata, “Ia memujimu dan mengucapkan istirja’ (innaa lilaahi wa innaa ilaihi raaji’uun).” Allah berfirman, “Bangunkan untuk hamba-Ku di surga, dan namai ia dengan nama baitul hamdi (rumah pujian).” (HR. Tirmidzi, no. 1021; Ahmad, 4: 415. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).

 

      Inilah balasan yang luar biasa kepada seorang orang tua yang kehilangan anak yang menjadi penyejuk pandangan matanya, ketika mereka mampu bersabar dengan penuh keihlasan mengembalikannya kepada Allah, bahwa semua berasal dari Allah dan semua akan kembali kepada Allah, mereka akan dibangun rumah yang disebut baitul hamdi atau rumah pujian

   Tentu ini sesuai dengan keterangan dalam Alquran Surah Al-Baqarah ayat 155, yang menjelaskan bahwa orang yang ditimpah musibah lalu mereka mengucapkan inna lillahi wa inna ilaihi rajiung merak akan mendapatkan keselamatan, rahmat dan mendapatkan petunjuk  Allah Subhana Wataalah.  Maha suci Allah yang penuh kasih sayang kepada hambanya yang mengalami musibah justru dapat berbuah kenikmatan nanti diakhirat.

7. Menutup celah dalam shaf shalat

 

      Salah satu sunnah diperintahkan dalam melakukan shalat berjamaah adalah merapatkan shaf, sehingga tidak dibolehkan ada cela dalam shaf shalat berjamaah, oleh karena itu orang yang menutup celah dalam shaf shalat akan diangkat derajatnya dan akan dibangun rumah dalam Surga, hal ini di dasarkan pada hadits  dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Barang siapa yang menutupi suatu celah (dalam shaf), niscaya Allah akan mengangkat derajatnya karena hal tersebut dan akan dibangunkan untuknya sebuah rumah di dalam surga.”(HR. Al-Muhamili dalam Al-Amali, 2: 36.Disebutkan dalam Ash-Shahihah, no. 1892).

 

 8. Beriman kepada Nabiullah Muhammad Saw

 

    Orang-orang yang beriman kepada Nabiullah Muhammad Saw, kemudian masuk Islam dan berhijrah bersama Rasululah saw  akan masuk Surga dan dibangunkan sebuah rumah di dalam Surga, hal ini didasarkan pada hadits dari  Fadhalah bin ‘Ubaid radhiyallahu ‘anhu, ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Aku menjamin orang yang beriman kepadaku, masuk islam dan berhijrah dengan sebuah rumah di pinggir surga, di tengah surga, dan surga yang paling tingggi. Aku menjamin orang yang beriman kepadaku, masuk islam dan berjihad dengan rumah di pinggir surga, di tengah surga dan di surga yang paling tinggi. Barangsiapa yang melakukan itu, maka ia tidak membiarkan satu pun kebaikan, dan ia lari dari setiap keburukan, ia pun akan meninggal, di mana saja Allah kehendaki untuk meninggal.” (HR. An-Nasa’i, no. 3135. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)

Sungguh tidak ada yang sia-sia yang dilakukan seorang mukmin dengan ikhlas karena Allah, mereka pasti akan mendapatkan balasan nanti diakhirat berupa kenikmatan dalam Surga-Nya Allah Subhana Wataalah. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ZAKAT

   Zakat Oleh :Nurdin Mappa 1.1    Pengertian Zakat      Zakat adalah sejumlah harta yang wajib dikeluarkan oleh umat Muslim untuk diber...