Mengenal Sungai-Sungai Surga
Oleh: Nurdin Mappa
Salah satu bagian dunia ini yang sangat penting adalah sungai oleh karena konstribusinya terhadap kehidupan makhluk di muka bumi ini. Ada Sungai di dunia ini disebut sebagai sungai Surga sebagaimana disampaikan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas,
Dari Abu Hurairah berkata, Rasulullah SAW pernah mengatakan Sungai Seihan, Jeihan, Nil, dan Eufrat. "Semuanya adalah sungai-sungai surga," (HR. Muslim).
Salah satu tanda kiamat adalah ketika sungai Eufrat ini mengering, sebagaimana disampaikan dalam hadits berikut:
“Sungai ini akan mengering menjelang kiamat. Muncullah pegunungan emas yang hanya menimbulkan kekacauan. "Siapa yang menghadirinya, janganlah mengambilnya sedikit pun (HR. Bukhari dan Muslim).
Sungai dari Surga dapat berarti fisiknya dari Surga atau secara gaib dari Surga, atau boleh jadi sama dengan manusia yang pernah bertempat tinggal di Surga. Sekalipun 4 sungai ini disebut berasal dari Surga akan tetapi sungai ini berbeda dengan sungai yang ada di dalam Surga. Air sungai yang ada di dunia adalah air biasa sedangkan sungai dalam Surga digambarkan dalam hadits dan Alquran, sebagai sungai yang mengalir, yang terdiri atas sungai madu, sungai tuak dan sungai air susu, air biasa yang tidak payau, sangat berbeda dengan air sungai yang ada di dunia. Bahkan jika dibandingkan dengan madu, tuak dan air susu yang ada di dunia ini, air sungai yang ada di surga jauh lebih enak dan tidak dapat digambarkan dengan rasa yang dirasakan oleh leher manusia selama ini. Penggambaran sungai di Surga disampaikan oleh Allah dalam Al-quran Surah Muhammad ayat 15
(apakah) perumpamaan (penghuni) jannah yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada beubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak beubah rasanya, sungai-sungai dari khamar yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; … Qs. Muhammad:15).
Minuman orang surga sangat berlimpah bahkan mengalir seperti sungai yang mengalir, bahkan digambarkan dalam hadits bahwa minuman orang-orang disurga bagaikan samudera yang luas sebagai diterangkan hadits yang kutip dari buku Majalis Syahri Ramadhan Al-Mubarak, karya Shalih bin Fauzan bin ‘Abdullah Al-Fauzan (1422 H), bahwa hadits dari Hakim bin Mu’awiyah, dari bapaknya, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:
“Sesungguhnya di surga ada samudera air, samudera madu, samudera susu, dan samudera arak. Kemudian, sungai-sungai bercabang-cabang darinya.” (HR. Tirmidzi no. 2576. Tirmidzi berkata : “Hadits ini hasan shahih”).
Begitu berlimpahnya minuman di Surga sehingga tidak akan pernah habis atau kadaluwarsa, ia tidak akan membawa efek apapun termsuk tidak akan membuat seseorang pening atau mabuk (Qs. Al-Waqiah:19), yang ada hanya kelezatan semata yang tidak pernah dirasakan di dunia ini.
Semoga Allah Subhana Wataalah merahmati kita dan memberi kesempatan untuk menikmati kelezatan minuman di Surga yang berlimpah, Amiin ya Rabbal ‘Alamin!.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar