Selamat Datang


ASSALAMU ALAIKUM WR.WB, SYUKRAN ANDA TELAH SUDI MAMPIR DI BLOG SEDERHANA INI, SEMOGA BERMANFAAT.

Jumat, 21 Mei 2021

MERINDU SURGA (5)

 

Mengenal Tanah Surga

Oleh: Nurdin Mappa 

    Surga sebagai tempat tinggal memiliki  tanah sebagai tempat berpijak, akan tetapi tanah Surga tidak sama dengan tanah di dunia ini.  Jika tanah didunia tersusun dari bahan padat mineral dan organik, udara dan air (Darusman dan Hajrianto, 2006),  maka lain halnya tanah dengan Surga.  Tanah Surga terbuat dari misik dan batu-batunya dari mutiara, hal ini disampaikan dalam hadits:

Rasulullah sallallahu alaihi wasallam bersabda,  “Kemudian aku beranjak mendatangi Shidrat Muntaha yang diliputi oleh warna yang tidak kukenal, lalu aku dimasukkan ke surga yang kerikilnya berupa mutiara sedangkan tanahnya dari misik.”(HR. Bukhari dan Muslim)


    Luas area tanah Surga tidak dapat dipastikan berapa km2 oleh karena informasi yang ada dalam Alquran hanya disebutkan bahwa Surga yang disiapkan buat orang yang bersegera kepada Ampunan Allah dan Surganya seluas langit dan bumi (Qs. Ali-Imran:133)

  Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa (Ali-Imran:133).

    Sedangkan luasan area langit tak terbatas, bahkan menurut teori Big bang ruang angkasa berkembang terus ( Alexander Frienman, 1924).  Area yang luas tak terbatas itu berupa misik, yaitu tanah yang harum baunya seperti misik atau Kasturi.  Artinya tanah surga itu baunya sangat wangi. Tidak ada aroma busuk, anyir, apek, amis dan semua bau kurang sedap yang tidak disukai manusia.  Bau harum dari misik atau kasturi sangat disukai oleh Rasululah Saw.  Sebagaimana disampaikan dari hadits Muhammad bin Ali

Dari Muhammad bin Ali Ia berkata, “ Aku pernah bertanya kepada ‘Aisyah, “Apakah Rasululah Saw memakai farfum” Ia menjawab ya dengan minyak wangi misk dan ambar (HR. Nasa’i)

    Tanah surge disamping harum, ia berwarna putih, teksturnya lembut, sebagaiaman digambarkan dalam hadits berikut:

Artinya : dari Abu Sa’id, Ibnu Shayyad bertanya kepada nabi tentang tanah surga, beliau menjawab: “(seperti) “Darmakah” yang berwarna putih (baidho’), (seharum) kasturi murni.” (H.R. Muslim, juz 14 hlm 151)

    Tanah surga dari katsuri (tanah organic) itu artinya ia sangat subur, sehingga berbagai jenis tanaman tumbuh dengan suburnya  Semoga kita dapat menikmati  tanah surge yang berwarna putih, baunya yang harum dan lembut, Allahu ‘alam.

2 komentar:

ZAKAT

   Zakat Oleh :Nurdin Mappa 1.1    Pengertian Zakat      Zakat adalah sejumlah harta yang wajib dikeluarkan oleh umat Muslim untuk diber...