Selamat Datang


ASSALAMU ALAIKUM WR.WB, SYUKRAN ANDA TELAH SUDI MAMPIR DI BLOG SEDERHANA INI, SEMOGA BERMANFAAT.

Kamis, 27 Mei 2021

Ilmu Falak (1)

                                                                    Pengertian Ilmu Falak 

                                           Oleh: Dr. Alimuddin, M.Ag dan Dr. Ir. Nurdin M.M.

1. Pengertian Ilmu Falak

Menurut bahasa  Falak artinya orbita atau lintasan benda-benda  langit, sehingga ilmu falak adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari  benda-benda langit khususnya  bumi, bulan dan matahari pada orbitnya masing-masing dengan tujuan untuk diketahui posisi  benda langit antara satu dengan yang lainnya agar dapat diketahui waktu-waktu di permukaan bumi.

            Ilmu ini disebut dengan ilmu Falak, karena ilmu ini mempelajari lintasan  benda-benda langit. Ilmu ini disebut pula dengan ilmu hisab, karena ilmu ini menggunakan perhitungan. Ilmu ini disebut pula rashd, karenma ilmu ini memerlukan pengamatan .Ilmu ini sering pula disebut dengan ilmu miqad, karena ilmu ini mempelajari tentang batas-batas waktu. Dari keempat istilah di atas yang populer di masyarakat adalah  “ilmu Falak”dan “ ilmu Hisab “        

            Adapun astronomi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari  benda-benda  langit secara umum. Sedangkan astrologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari  benda-benda langit dengan nujum untuk mengetahui pengaruh  benda-benda langit itu terhadap  kehidupan (nasib ) seseorang di bumi. Astrologi inilah yang dikenal  dengan ilmu nujum.

2. Pengertian Yang Lain Tentang Ilmu Falak

            Terkadang  pengertian Ilmu  Falak tidak diartikan seperti tersebut di atas, tetapi diartikan  sebagai ilmu nujum , yaitu ilmu yang dapat meramalkan tentang nasib masa depan  seseorang.

Ilmu ini biasa disebut dengan  Astrologi ( ilmu Nujum ). Dengan demikian, maka perbedaan antara astronomis  dengan astrologi sebagai berikut :

1.       Astronomis, merupakan ilmu perhitungan yang dipelajari untuk mengertahui letak,gerak,ukuran dan lingkaran benda-benda langit dengan didasarkan ilmiyah yang selanjutnya dengan pengetahuan itu , kita dapat menentukan hitungan tahun , bulan, waktu gerhana dan sebagainya. Sedangkan astrologi, merupakan ilmu perbintangan yang dipelajari dengan dihubung-hubungkan dengan ramalan tentang kejadin-kejadian yang belum terjadi, termasuk juga tentang nasib manusia.

2.       Astronomis, banyak sekali  sangkut pautnya dengan ilmu pasti. Olehnya itu hasil mempelajari astronomi dapat dibuktikan secara pasti Sedang Astrologi, banyak berdasarkan ramalan-ramalan, sehingga dengan demikian hasilnya belum dapat dipastikan kebenarannya.  

3.       Mempercayai hasil perhitungan Astronomi, berarti mempercayai suatu peristiwa yang berdasarkan fakta-fakta, sedang mempercayai hasil perhitungan  Astrologi, berarti mempercayai tentang kebenaran suatu ramalan yang bersifat ghaib, yang menurut ajaran Islam dapat mengamcam tidak diterimanya shalat selama 40 malam, sebagaimana hadis Rasulullah SAW.yang menyatakan :

Artinya :  

“Barangsiapa yang mendatangi tukang ramal, maka shalatnya selama 40 hari tidak diterima.” (HR. Muslim 2230).


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ZAKAT

   Zakat Oleh :Nurdin Mappa 1.1    Pengertian Zakat      Zakat adalah sejumlah harta yang wajib dikeluarkan oleh umat Muslim untuk diber...