Selamat Datang


ASSALAMU ALAIKUM WR.WB, SYUKRAN ANDA TELAH SUDI MAMPIR DI BLOG SEDERHANA INI, SEMOGA BERMANFAAT.

Rabu, 09 Juni 2021

MERINDU SURGA (15)

 

Memasuki Surga dengan Berombongan

OLeh: Nurdin Mappa

    Orang-orang yang telah ditetapkan oleh Allah masuk  ke Surga tidak sendiri-sendiri, akan tetapi mereka akan memasuki pintu-pintu Surga secara berombongan.  Hal ini dijelaskan dalam Al-quran Surah Az-zumar ayat 73:

Dan orang-orang yang bertakwa kepada Tuhan dibawa ke dalam syurga berombong-rombongan (pula). sehingga apabila mereka sampai ke syurga itu sedang pintu-pintunya Telah terbuka dan berkatalah kepada mereka penjaga-penjaganya: "Kesejahteraan (dilimpahkan) atasmu. Berbahagialah kamu! Maka masukilah syurga ini, sedang kamu kekal di dalamnya" (Qs. Az-Zumar:73).

     Mengenai masuknya orang berombongan ke dalam Surga berdasarkan Qs, Az-Zumar:73, dijelaskan oleh Abu Ja’far Muhammad bin Jarir At-Thabari, (2008), bahwa:

“Orang-orang yang bertaqwa kepada Tuhannya dengan menjalankan kewajiban-kewajiban yang dibebankan atasnya, menjauhi perbuatan makshiat selama hidup di dunia, memurnikan keyakinan dari adanya tuhan selain Allah, dan bersungguh-sungguh dalam melakukan penghambaan, tiada menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun dalam ibadah, kelak mereka akan dikumpulkan di dalam surga Allah secara berombongan, yakni dalam bentuk kumpulan demi kumpulan,”  

    Sedangkan  secara detail Ibnu Katsir menjelaskan siapa mereka yang berombongan masuk Surga yaitu “Jamaah demi jamaah, ahli taqarrub kepada Allah, kemudian kaum abrar, kemudian orang-orang yang mengiringinya, lalu rombongan berikutnya yang mengirinya. Semua kelompok bersama dengan orang yang memiliki derajat setara dengannya. Para nabi bersama para nabi, ahli shiddiqin bersama dengan sesama mereka. Para ulama bersama dengan yang segolongan dengan mereka. Semua kelompok bersama dengan kelompoknya. Setiap kelompok satu sama lain berada dalam satu nasab (derajat),”(Al-Imam Abul Fida Isma’il Ibnu Katsir ad-Dimasyqi, 2002).

    Rombongan yang akan memasuki Surga adalah tamu kehormatan Allah Subhana Wataalah sebagaimana dijelaskan dalam Alquran Surah Maryam ayat 85

يَوْمَ نَحْشُرُ الْمُتَّقِينَ إِلَى الرَّحْمَـٰنِ وَفْدًا

(Ingatlah) hari (ketika) Kami mengumpulkan orang-orang yang takwa kepada Tuhan Yang Maha Pemurah sebagai tamu yang terhormat. (QS. Maryam : 85)

     Sebagimana layaknya seorang tamu yang dimuliakan maka mereka tentu tidak berjalan kaki, mereka akan disambut dengan penyambutan yang luar biasa,  mereka akan menaiki kendaraan yang indah yang terbuat dari emas yang belum pernah terlihat oleh manusia, sebagaimana dijelaskan  oleh Nu’man bin Sa’id bahwa, “Kami pernah duduk mengobrol Bersama Ali radhiyallahu’anhu,  lalu beliau membaca ayat surah Maryam ayat 85,

(Ingatlah) hari (ketika) kami mengumpulkan orang-orang yang takwa kepada Tuhan yang Maha Pemurah sebagai perutusan yang terhormat (Qs. Maryam:85)

kemudian beliau menjelaskan:

Demi Allah, mereka tidak dibawa menuju surga berjalan kaki begitu saja. Tidak akan pernah tamu terhormat dibawa berjalan kaki. Kata wafdu/tamu mulia, maksudnya mereka dibawa ke surga layaknya tamu yang mulia, mendapat penghormatan layaknya tamu terhormat. Dan mereka tidak akan dibiarkan berjalan kaki. Ali melanjutkan, “Akan tetapi mereka akan dibawa menuju surga dengan kendaraan yang belum pernah dilihat oleh sesuatu makhluk pun. Disiapkan kendaran dari emas, lalu mereka tunggangi, sampai mereka tiba di pintu surga. (Riwayat : Ahmad 1332, Al Hakim 3425)

      Ketika   Rombongan orang-orang yang akan memasuki Surga sampai di depan pintu Surga, mereka   tidak langsung dibukakan pintunya dan mereka enggang untuk mengetuk pintu sampai Rasululah Saw sendiri yang mengetuk pintu kemudian pintu dibukakan oleh Malaikat penjaga Surga, sebagaimana dijelaskan dari  Sahabat Anas bin Malik ra:

 “Diriwayatkan dari shahabat Anas bin Mâlik RA, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, ‘Aku kelak akan mendatangi pintu surga di hari kiamat, kemudian aku mengetuknya. Lalu bertanyalah penjaga surga itu, ‘Siapa Anda?’ Aku menjawab, ‘Muhammad.’ Lalu berkatalah ia, ‘Demi Tuan, aku diperintahkan untuk tidak membuka pintu surga kepada seorang pun sebelum Tuan membukanya,’” (Hadits ditakhrij oleh Imam Ahmad dan diriwayatkan oleh Imam Muslim).

    Semoga kita termasuk orang-orang yang berada dalam rombongan orang yang akan memasuki Surga, Amiin!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ZAKAT

   Zakat Oleh :Nurdin Mappa 1.1    Pengertian Zakat      Zakat adalah sejumlah harta yang wajib dikeluarkan oleh umat Muslim untuk diber...